Berkebun tidak akan jauh dengan pupuk. Terkadang faktor inilah
(pupuk) yang membuat kita merasa ‘sedikit’ keberatan, karena pengeluaran
untuk pupuk tidaklah sedikit. Sebenarnya, banyak bahan disekitar kita
yang bisa kita jadikan pupuk untuk tanaman tersayang kita. Selain murah
(bahkan gratis), ramuan pupuk ini tidak akan mengandung bahan kimia yang
berbahaya. Bisa dibilang, sekali dayung, dua pulau terlampaui.
Berikut adalah ringkasan artikel yang saya dapatkan ketika
berseluncur didunia maya, karena menurut saya hal ini sangat menarik dan
bermanfaat, maka sengaja saya tuliskan kembali disini untuk semakin
memperluas penyebaran ilm yang bermanfaat ini.
Cara membuat pupuk dari bahan disekitar kita
Air cucian beras
Melalui penelitian yang dilakukan mahasiswa Institut Pertanian Bogor
(IPB), Yayu Siti Nurhasanah, ditemukan bahwa kandungan dalam air cucian
beras berguna sebagai penyubur tanaman. Air cucian beras merupakan media
alternatif pembawa bakteri Pseudomonas fluorescens. Bakteri tersebut
adalah mikroba yang berperan dalam pengendalian petogen penyebab
penyakit karat dan memicu pertumbuhan tanaman.
Air cucian beras memiliki kandungan nutrisi yang melimpah di
antaranya karbohidrat berupa pati sebesar 85-90 persen, protein glutein,
selulosa, hemiselulosa, gula, dan vitamin yang tinggi (sumber:
http://kampus.okezone.com). Berdasarkan pengalaman, air cucian beras
lebih baik disiramkan ke media tumbuh tanaman (tanah), dan tidak
mengenai batang tanaman, karena akan mengakibatkan bercak putih pada
batang tanaman yang terkena air cucian beras.
Bubuk Kayu Manis
Bubuk kayu manis dapat dipergunakan sebagai pengganti hormon
pertumbuhan akar. Caranya yakni dengan membalurkan bagian tanaman yang
akan ditanamn dengan bubuk kayu manis untuk beberapa saat. Lalu tanaman
tersebut dio tanam seperti biasa. Dalam b eberapa hari akan terlihat
tunas-tunas daun muda yang muncul sebagai tanda tanaman baru tersebut
berhasil tumbuh. Cara ini telah saya praktekkan pada anakan pohon salam
yang saya pindahkan dan berhasil tumbuh.
Air darah cucian ikan, dan daging (ayam, sapi, kambing, dll)
Air darah cucian hewan yang mengandung unsur Nitrogen (N), Phospor,
(P) dan Kalium, sangat bermanfaat untuk tumbuhan. Berdasarkan
pengalaman, tumbuhan yang rutin di siram air darah cucian hewan minimal
seminggu sekali, akan menjadi lebih subur dan cepat berbunga dan berbuah
Kulit buah pisang
Kulit buah pisang yang dikeringkan, kemudian dipotong-potong dan
diletakkan di sekitar media tanam, kaya akan Kalium. Itu sebabnya,
tanaman yang diberi kulit pisang kering, akan mudah berbunga dan
berbuah. Hal ini berhasil saya terapkan pada tanaman Melati Malaysia.
Tanaman yang sudah setahun tak berbunga beberapa hari yang lalu
mengeluarkan bunganya yang wangi semerbak.
Kulit kacang tanah.
Kalau suka makan kacang kulit, jangan buang kulitnya begitu saja.
Letakkan kulit kacang pada media tanam. Selain mengusir gulma, kulit
kacang tanah kaya akan nitrogen yang berfungsi menyuburkan tanah
(sumber: tayangan di DAII TV)
Cangkang telur dan air rebusan telur.
Cangkang telur dan air rebusannya kaya akan protein. Tanaman yang
media tanamnya dicampur dengan remahan cangkang telur, menyediakan unsur
hara yang sangat berguna untuk pertumbuhan tanaman. Begitu pula air
rebusan telur.
Rendaman kulit bawang merah
Bawang merah dalam dunia tanaman dikenal mengandung hormon Auxin yang
dapat merangsang pertumbuhan akar pada bahan stek, dan cangkok.
Rendaman kulit bawang atau umbi bawang yang sudah tidak bisa digunakan
sebagai bumbu dan dibiarkan semalam, akan membuat tanaman yang baru
ditanam dengan cara stek dan cangkok cepat keluar akarnya dan tumbuh
subur.
Sisa-sisa sayuran dan olahan makanan
Untuk ini perlu dilakukan pengomposan terlebih dahulu sebelum digunakan.
thanks to http://iidn.satukan.com
via
http://www.ayoberkebun.comhttp://www.ayoberkebun.com/info/cara-membuat-pupuk-dari-bahan-disekitar-kita.html